Perhatikan 6 Manfaat Fintech Bagi Masyarakat di Era Milenial

Manfaat Fintech di era masyarakat modern telah banyak mengubah perilaku dari masyarakat itu sendiri. Inovasi layanan keuangan yang berbasis teknologi ini, telah membantu kehidupan sehari-hari. Mulai dari berbelanja hingga mengajukan pinjaman online bisa kamu lakukan menggunakan kecanggihan smartphone dan akses internet.

Apa itu Fintech?

Fintech sendiri memiliki berbagai macam julukan di setiap generasinya seperti, bank online, bayar online hingga pinjaman online. Maka dari itu, tidak bisa dipungkiri bahwa terdapat berbagai stigma negatif yang menjadi ‘efek samping’ dari hadirnya inovasi di bidang keuangan ini. Oleh karenanya, simaklah beberapa manfaat Fintech untuk masa depan perekonomian Indonesia berikut.

Sebelum masuk dalam pembahasan manfaat dari Fintech, maka kamu perlu mengetahui pengertian Fintech terlebih dahulu. Fintech atau Financial Technology merupakan gabungan dari teknologi keuangan dan sistem keuangan.

Di mana dalam Fintech terdapat beberapa istilah yang berhubungan dengan bidang teknologi dan ekonomi yang berkaitan dengan peningkatan perolehan keuangan.

6 Manfaat Fintech untuk Perkembangan Perekonomian Indonesia

Istilah Fintech dan keberadaannya semakin menjamur di era digital ini. Apalagi beberapa tahun belakangan ini popularitas perusahaan start up financial technology semakin melambung, sebab banyaknya kemudahan dan manfaat yang diberikan. Apa saja manfaat Fintech? Simak penjelasan berikut.

1. Teknologi yang Memudahkan

Trend berwirausaha di kalangan anak Indonesia kerap menghadirkan berbagai macam masalah. Misalnya, catatan pemasukan dan pengeluaran, kehabisan produk jualan, menghitung omset yang menghabiskan waktu serta memaksa generasi muda untuk mengubur mimpinya menjadi pengusaha.

Maka dari itu, perlu kamu pahami bahwa karakteristik yang selalu dihadirkan oleh teknologi ialah kemudahan, kepintaran dan efisiensi. Bahkan, beberapa produk teknologi keuangan seperti Point of Sales dan System as a Software bisa menjadi solusi untuk permasalahan tersebut.

Sehingga, di masa depan, para pengusaha muda bisa lebih fokus mengembangkan inovasi bisnis daripada menghabiskan waktu mencatat omset serta urusan administratif lainnya.

2. Meningkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Salah satu manfaat Fintech lainnya yang tidak kalah penting ialah menjadi akselerator bagi inklusi keuangan di Tanah Air. Inklusi keuangan sendiri bisa didefinisikan sebagai sebuah kondisi, di mana masyarakat baik sebagai individu atau pelaku bisnis menggunakan serta mengakses berbagai macam produk keuangan. Misalnya, investasi, pinjaman online, perbankan, teknologi finansial dan sebagainya.

Sementara itu, untuk meningkatkan inklusi keuangan bisa dengan mempromosikan literasi keuangan bagi masyarakat secara luas. Cara tersebut sangat efektif dilakukan, sebab di Indonesia sendiri inklusi keuangan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Walaupun begitu, persentase saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan yaitu 75%. Namun, Fintech tetap menjadi salah satu elemen penting untuk meningkatkan inklusi di Indonesia. Oleh karena itu, dalam hal ini, perusahaan Fintech memberikan berbagai macam kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses layanan keuangan secara mudah hanya dari genggaman tangan saja.

Di mana, kamu hanya bermodalkan ponsel dan jaringan internet untuk menggunakan layanan keuangan yang efektif dan efisien. Inklusi keuangan sendiri bisa berdampak positif untuk kesejahteraan masyarakat dan performa sektor ekonomi nasional.

3. Pembayaran

Saat menggunakan uang konvensional saat berbelanja, kerap kali “permen” dijadikan sebagai “alternatif” kembalian kepada pelanggan. Beberapa orang menyikapi hal ini dengan santai, namun sisanya bersikap sebaliknya. Maka dari itu, hadirnya payment gateway atau yang dikenal e-wallet layak menjadi solusi atas hal tersebut. Sebab, dengan adanya solusi tersebut, para pemilik usaha mampu memangkas tenaga dan waktu saat bekerja.

Tidak hanya itu saja, sifat e-wallet yang mampu melayani selama 2/7 membuat para pembeli tidak perlu menunggu jam online pembayaran secara non-tunai. Selain itu, kebiasaan ‘lupa membawa dompet’ bisa tergantikan hanya dengan memanfaatkan layanan dari ponsel.

4. Membantu Pebisnis Memperoleh Modal

Manfaat Fintech lainnya yang tidak kalah penting ialah memberikan bantuan bagi pebisnis untuk mendapatkan modal. Pada umumnya, sektor UMKM yang sedang berkembang di Indonesia mendapatkan modal dari pinjaman bank. Saat melakukan pinjaman baik dari bank pemerintah maupun swasta harus melengkapi banyak persyaratan.

Tidak hanya itu, proses yang dilakukan pun cukup panjang dan lama. Belum lagi, bunga pinjaman bank yang relatif tinggi. Hal tersebut akan memberikan para pelaku usaha, khususnya skala usaha yang tergolong mikro, kecil dan menengah.

Namun, masalah di atas bisa diatasi dengan hadirnya start up financial technology. Di mana Fintech terdiri dari berbagai jenis seperti peer to peer lending yaitu alternatif bagi pebisnis untuk memperoleh modal dengan bunga rendah. Tidak hanya itu, cara mendapatkannya pun mudah, kamu cukup mendaftar serta melengkapi persyaratan tanpa harus meninggalkan rumah.

Setelah itu, kamu cukup mengajukan pinjaman kepada para calon investor yang ada di platform P2P Lending. Mudah bukan? Dengan cara ini pinjaman untuk modal usaha menjadi lebih praktis dan mudah untuk dicairkan. Salah satu platform P2P Lending yang bisa menjadi bahan pertimbangan ialah Modal Rakyat.

5. Menambah Refrensi Pinjaman Bunga Rendah

Sebelum perusahaan Fintech marak di Indonesia, penyedia pinjaman didominasi oleh bank. Sehingga, hal tersebut berdampak pada pemberian bunga yang cukup tinggi. Namun, dengan hadirnya teknologi jumlah pinjaman berbunga tinggi mulai berkurang sebab adanya Fintech.

Jumlah perusahaan Fintech yang semakin banyak menimbulkan persaingan antara penyedia pinjaman sehingga menawarkan pinjaman dengan bunga rendah. Jika kamu ingin memantau data dan informasi produk keuangan secara lengkap, silakan lihat melalui market aggregator. Sehingga, kamu bisa memilih perusahaan yang paling cocok dengan kebutuhan.

Hal penting lainnya yang diberikan oleh Fintech ialah skema pinjaman yang transparan bagi masyarakat. Hal ini juga menjadi kelebihan tersendiri, sebab masyarakat bisa menilai produk keuangan mana yang paling layak dipilih. Tidak hanya itu saja, transparansi tersebut juga banyak dimanfaatkan oleh investor untuk menanamkan modal.

6. Mendukung Taraf Hidup Masyarakat

Perlu kamu ketahui bahwa, perusahaan Fintech tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial bisnisnya sendiri. Bahkan, perusahaan tersebut turut mengambil peran dalam peningkatan taraf hidup masyarakat.

Sebab, seiring berkembangnya zaman daya beli masyarakat semakin meningkat. Hal ini berkat adanya inovasi infrastruktur keuangan yang diciptakan oleh perusahaan teknologi finansial. Selain itu, manfaat Fintech ini juga berperan untuk melahirkan toko-toko online yang menyediakan pembayaran dengan metode mudah, murah dan praktis.

Ini juga menjadi stimulasi masyarakat untuk mendirikan bisnis online-nya sendiri. Dengan kata lain manfaat Fintech turut meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

Penutup

Itulah beberapa manfaat Fintech yang bisa kamu rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Di mana Fintech mampu untuk menjawab permasalahan mengenai layanan keuangan konvensional. Tidak hanya itu saja, Fintech juga berhasil menyediakan layanan pinjaman dan kredit bagi pengusaha makro hingga mikro.

Apalagi, layanan yang diberikan oleh Fintech memang menyasar semua golongan atau kelompok di Indonesia yang memiliki hubungan dengan pendanaan. Sehingga tidak heran, jika persyaratan administratif dan birokratis yang diberikan membuat pelaku industri tereliminasi. Setelah mengetahui manfaat Fintech di atas, apakah kamu sudah mengakui keunggulan yang diberikan perusahaan teknologi finansial tersebut?

Leave a Comment