Pentingnya Merencanakan Tabungan Pendidikan untuk Masa Depan Anak Anda

Sebagai orangtua, Anda tentu menginginkan yang terbaik untuk buah hati Anda, termasuk pendidikan. Setiap orangtua ingin melihat putra dan putrinya bisa bersekolah tinggi hingga mendapatkan gelar sarjana. Sayangnya tak semua orang mampu membiayai anaknya untuk bersekolah tinggi, karena keterbatasan tabungan. Di Indonesia sendiri, biaya pendidikan bisa dibilang cukup tinggi. Walaupun ada subsidi pendidikan dan pembebasan biaya pendidikan untuk jenjang pendidikan tertentu, nyatanya tak cukup membantu. Sebab orangtua tetap harus menyediakan dana untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti buku, seragam, dan sepatu.

Mempertimbangkan hal tersebut membuat beberapa orang tak mau gegabah. Dari jauh-jauh hari mereka sudah mempersiapkan tabungan pendidikan untuk buah hati mereka. Tabungan pendidikan sudah direncanakan sedari awal dengan jangka waktu tertentu. Umumnya tabungan tersebut baru bisa dicairkan saat buah hati lulus dari SD, SMP, ataupun SMA. Dana tabungan nantinya dipergunakan untuk membiayai pendidikan lanjut buah hati. Dalam memilih tabungan pendidikan pun tak bisa gegabah, sebab harus mempertimbangkan hal berikut:

  • Target tabungan pendidikan

Menentukan target menjadi suatu keharusan sebelum memilih tabungan pendidikan anak. Anda harus membuat perhitungan kasar tentang biaya pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi. Tak ada salahnya mencari tahu kisaran biaya untuk masuk SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi dari sekolah yang dituju. Dengan begini, Anda bisa mengetahui berapa banyak jumlah uang yang harus disisihkan dan tabungan yang harus dipersiapkan. Jangan lupa untuk menaikkan inflasi sebesar 10 – 15% dari jumlah tersebut untuk berjaga-jaga.

  • Survey tabungan anak

Banyak bank yang menawarkan tabungan anak kepada para orangtua sebagai persiapan. Cermatlah memilihnya serta mengetahui secara terperinci perihal tabungan tersebut. Ada perbedaan mendasar antara tabungan anak dan deposito pendidikan. Umumnya tabungan pendidikan anak menitikberatkan pada jumlah uang yang Anda sisihkan setiap bulan untuk mencapai target awal. Adapun penambahan yang didapat berasal dari bunga bank yang telah disepakati di awal. Berbeda bank, beda pula fasilitas yang ditawarkan, termasuk besarnya biaya administrasi dan bunga yang diberikan.

  • Kemampuan keuangan

Sangat penting mempertimbangkan kemampuan financial sebelum memutuskan untuk membuka tabungan anak serta berinvestasi. Memaksakan menabung sementara pendapatan Anda perbulan hanya cukup untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya akan menambah masalah. Jika Anda merasa belum mampu membuka tabungan pendidikan di bank, sebaiknya lakukan perencanaan saja. Perencanaan tersebut dapat diwujudkan saat nanti Anda merasa keuangan mulai membaik dan penghasilan meningkat. Selain mewujudkan rencana tabungan anak, Anda pun bisa menyisihkan sebagian uang untuk berinvestasi. Bentuk investasinya pun disesuaikan dengan kemampuan, termasuk memperhitungkan resikonya. Sebaiknya pahami faktor resiko sebelum Anda benar-benar memutuskan jenis investasi yang ingin diikuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *