4 Tips Tepat Mengatur Keuangan Bagi Para Lajang Agar Tidak Boros

Banyak anak muda yang meremehkan pembelajaran mengenai keuangan, pada akhirnya banyak yang sudah bergaji besar namun keteteran untuk menabung. Apakah Anda berada di posisi ini? Semoga saja tidak, karena dijamin rugi sebab memanfaatkan masa produktif untuk kegiatan sepele yang ketika memasuki usia non produktif memberikan rasa penyesalan. Maka setiap sen uang yang didapat usahakan untuk dimanfaatkan secara bijak agar tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sendiri dan membantu orangtua maupun saudara yang membutuhkan.

Selagi masih lajang ada baiknya dimanfaatkan untuk belajar membiasakan diri mengatur keuangan dengan baik. Siapa tahu nanti punya bisnis sendiri, properti hasil jerih payah sendiri, mampu membiayai pernikahan sendiri, dan sebagainya. Maka tips berikut akan menggiring Anda ke posisi tersebut:

  • Segera menabung usai gaji diterima,

Kesulitan menabung bisa diatasi dengan disiplin untuk membiasakan tindakan bermanfaat ini, salah satunya langsung memotong gaji untuk disetorkan ke tabungan. Maka jadwalkan untuk langsung menabung selepas gaji dari kantor diterima, cara ini menjamin rekening tabungan terus tumbuh. Kalau tidak seperti ini dijamin muncul keinginan untuk jajan lebih banyak.

  • Pilih kebutuhan dengan harga hemat,

Meskipun masih lajang dijamin ada saja kebutuhan yang mesti dipenuhi, entah untuk kebutuhan perut ataupun penampilan. Kebutuhan seperti ini bisa jadi akan mulai diremehkan usai menikah karena ada kebutuhan yang lebih penting. Mumpung masih muda dan belum mengenal kebutuhan rumah tangga maka manfaatkan dengan hemat dan efisien. Pilih kebutuhan dengan harga ekonomis, namun jika dirasa kebutuhan mahal lebih awet maka bisa dipilih dengan catatan untuk kebutuhan jangka panjang. Misalnya pakaian bukan makanan.

  • Bersenang-senang secukupnya dan sewajarnya,

Ketika masih muda tentu tetap ada keinginan untuk menikmati masa tersebut karena dijamin Anda dan siapa saja tidak muda selamanya. Ada beberapa kegiatan yang condong lebih cocok dilakukan oleh anak muda, bukan seorang ayah ataupun kakek. Nah, Anda bisa memanfaatkan gaji bulanan sekian persen untuk kebutuhan bersenang-senang menjalankan hobi atau apapun itu. Namun takar agar tetap wajar tidak berlebihan sehingga biaya bersenang-senang tidak melebihi biaya makan dalam sebulan, otomatis tabungan pun aman.

  • Jangan lupa belajar berinvestasi,

Usia muda kerap dikaitkan dengan karakter produktif, Anda memiliki masa lebih lama untuk menikmati penghasilan bulanan dari kantor dan untuk diri sendiri. Meskipun membantu orangtua atau adik-adik tetap saja sebagian besar gaji ini dipakai untuk kebutuhan pribadi. Selain belajar menabung pertimbangkan untuk belajar berinvestasi, dimana jenisnya sangatlah banyak dan beberapa mudah untuk dijalankan. Tidak harus masuk ke pasar modal bisa berinvestasi dengan membeli emas batangan dan disimpan. Dana investasi ini bisa dimanfaatkan di kemudian hari, misal saat sudah pensiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *