Ternyata Peraturan Ini yang Membuat Investasi Emas Antam Bisa Merugi

Emas merupakan salah satu logam mulia yang sangat digemari. Selain salah satu bahan baku untuk membuat perhiasan, ternyata emas juga telah diperjualbelikan sejak dulu. Pada jaman kerajaan-kerajaan terdahulu, emas digunakan untuk melambangkan kedudukan dan kemuliaan. Hal tersebut pun masih di yakini oleh masyarakat sekitar kita, namun telah bergeser pandangan seiring berjalan. Umumnya pengguna emas biasa menggunakan perhiasan emas bukan saja untuk mempercantik diri. Tetapi juga untuk melambangkan derajat dan status sosial yang menengah ke atas.

Anda juga harus mengetahui perbedaan emas Antam dan emas UBS. Emas yang sama-sama memiliki kadar 99,9% ini memiliki perbedaan dalam beberapa hal yakni emas Antam lebih unggul karena dalam kepemilikannya, Anda akan diberikan sertifikat. Sementara dari segi segel emas Antam akan diberikan sertifikat berbentuk plastik seperti kartu kredit untuk 50gr dan 100gr hanya emas untuk tahun 2015. Sementara emas UBS memberikan kartu untuk semua ukuran emas.

Tidak semua orang yang tidak memiliki perhiasan emas juga merupakan orang yang memiliki kelas menengah kebawah. Sebagian orang juga gemar menginvestasikan emas ini dengan membelinya secara batangan. Akan tetapi Anda perlu berpikir ulang jika akan menginvestasikan logam mulia ini dalam bentuk batangan. Sebab per tanggal 2 Oktober 2017 PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) akan memberlakukan ketentuan pajak pendapatan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 32/0.20/1017

Namun Anda tidak perlu khawatir, pajak Pph tersebut hanya berlaku pada saat Anda membeli emas batangan saja. Sehingga bagi Anda yang tetap ingin berinvestasi menggunakan emas, maka Anda dapat menjadikan perhiasan emas sebagai alternatif. Tetapi bagi Anda yang tetap ingin membeli emas batangan maka Anda harus mengetahui bahwa:

  • Bagi pemilik NPWP maka Pph yang diberikan sebesar 0,45%
  • Bagi Anda yang TIDAK memiliki NPWP maka Pph yang akan diberikan 0,9%

Dengan adanya peraturan mengenai pajak pembelian emas. Maka dirasa pembelian emas tidak lagi menjadi barang mewah karena hal ini sama saja dengan investasi lain seperti deposito, properti, obligasi serta saham. Hal yang membedakan investasi emas dengan investasi lainnya adalah investasi emas hanya satu kali saja dalam pembayaran pajak yakni ketika Anda melakukan transaksi pembelian emas. Berbeda dengan investasi deposito yang mendapatkan potongan setiap bulannya atau investasi properti yang mengharuskan untuk membayar pajak Bumi dan Bangunan.

Ternyata ketentuan ini bukan merupakan ketentuan baru, sebab ditahun 2015. Menteri keuangan telah mengeluarkan peraturan atau ketentuan mengenai emas. Tetapi hal ini sering gagal menjadi perhatian masyarakat ketika membeli emas batangan. Kini pengumuman Pph sendiri akan diterbitkan 30 hari setelah melakukan transaksi. Pengumuman tersebut pun juga dapat Anda dapatkan di cabang Antam Logam Mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *