Inilah 4 Jenis Analisis untuk Membuat Laporan Keuangan dalam Sebuah Perusahaan

Membangun sebuah perusahaan bukanlah hal yang sulit, apalagi jika Anda sudah mampu dalam modal dan juga ketrampilan. Yang sulit itu adalah mempertahankan segala sesuatunya tetap dalam kondisi yang baik. Seperti pada keuangan perusahaan yang menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberlangsungan perusahaan. Walaupun sudah dilakukan pengaturan atau pengelolaan secara tepat tetapi tidak digunakan cara menganalisis tentu saja keuntungan yang didapatkan dari sebuah perusahaan tersebut tidak bisa maksimal. Dapat dikatakan jalan dari keuangan akan seperti itu saja, tidak ada evaluasi apakah sudah benar ataukah perlu pembenaran.

Dalam sebuah perusahaan pasti membutuhkan bidang analisis laporan keuangan khusus, dan untuk mengetahui hasilnya bisa melakukan dengan beberapa teknik. Untuk menentukan cara yang digunakan juga tidak bisa sembarangan, Anda harus memperhitungkan hasil seperti apa yang diinginkan. Nah, berikut ini ada beberapa teknik yang digunakan dalam menganalisis laporan finansial Anda yaitu:

  • Analisis tren.

Pertama ada yang disebut dengan teknik analisis tren, untuk teknik ini sering digunakan perusahaan untuk menentukan bagaimana sebuah kinerja perusahaan tersebut dari waktu ke waktu. Dan prinsip pembuatan laporan ini adalah dari data perkiraan ataupun rencana kedepan perusahaan. Dan cara yang paling sering digunakan adalah menggunakan analisis rasio keuangan.

  • Analisis common size.

Untuk mengetahui laba atau ruginya sebuah perusahaan bisa menggunakan analisa dengan teknik common size. Dan teknik ini sangat memungkinkan Anda sebagai manajer keuangan melihat data laporan laba rugi dan juga neraca dalam bentuk persentase yang lebih mudah dalam membandingkan angka absolut.

  • Analisis persentase perubahan.

Dapat dikatakan jenis analisis laporan keuangan dengan teknik ini sedikit lebih sulit. Hal ini bisa dilihat karena dalam teknik ini Anda harus bisa menghitung laporan laba rugi serta neraca relative sama tahun dasar. Dengan begitu Anda bisa melihat bagaimana berbagai akun laba rugi ataupun neraca tumbuh atau menurun.

  • Analisis industri.

Jika Anda menggunakan analisis teknik ini harus melibatkan perbandingan perusahaan satu dengan lainnya. bandingkan secara finansial dengan industry lain, misalnya bagaimana perusahaan melakukan investasi. Dengan begitu seorang manajer keuangan akan terbantu apakah memang finansial perusahaan perlu adanya penyesuaian ataupun tidak. Dapat dikatakan bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk melakukan langkah pengaturan kedepannya.

Nah, itulah beberapa jenis analisis yang dapat digunakan sebagai manajer perusahaan untuk mengatur keuangan dan juga membandingkan perusahaan satu dengan lainnya. Mengetahui secara jelas potensi sebuah bisnis yang baik ataupun tidak dengan perusahaan lainnya. Tetapi sebelum melakukan analisis Anda memerlukan beberapa data laporan keuangan yang baik dan juga tepat. Anda bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk bisa mendapatkan data tersebut, misalnya menggunakan software akuntansi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *